GBPP adalah ikhtisar keseluruhan program pengajaran yang terdiri atas tujuan kulikuler, tujuan instruksional umum, dan ruang lingkup bahan pengajaran, yang diatur dan disusun secara berurutan menurut semester/caturwulan dan kelas yang berfungsi sebagai pedoman bagi para pengawas, kepala sekolah, dan guru dalam rangka melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan.

            Program itu disusun per bidang studi dalam rangka pelaksanaan kurikulum sekolah. Misalnya GBPP bidang studi IPS, IPA, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan sebagainya.

            GBPP terdiri atas empat komponen, yakni tujuan kurikuler, tujuan intruksional umum, pokok bahasan dan subpokok bahasan, tingkat dan semester. Tiap tingkat dan semester telah ditentukan bahan pelajaran dan sumber perpustakaan (atau sedang dikembangkan).

            Tujuan kurikuler merupakan tujuan yang hendak dicapai oleh suatu program dalam tiap bidang studi dalam jangka waktu sesuai dengan lamanya program pendidikan pada lembaga pendidikan bersangkutan.

Contoh: untuk bidang studi matematika. Pelajaran matematika pada sekolah menengah kejuruan, yang memiliki program pendidikan selama tiga tahun, yang terdiri atas tiga tingkat (I, II, III) atau enam semester, tujuan kurikulernya adalah sebagai berikut.

  1. Siswa memiliki pengetahuan dan pengertian matematika yang diperlukan dalam perhitungan untuk bekerja dan berkomunikasi, terutama untuk pekerjaan analisis, statistic, dan keteknikan.
  2. Siswa memahami perhitungan dan cara pemakaian matematika dalam pekerjaan analisis dan keteknikan.
  3. Siswa menyadari arti pentingnya matematika sebagai dasar untuk perhitungan, perencanaan dan analisis, serta penerapannya di bidang keteknikan.

            Kendatipun jangka waktu pencapaiannya sama, namun tujuan kurikuler untuk setiap bidang studi masing-masing berbeda. Tujuan kurikuler menjadi dasar dalam menentukan tujauan instruksional dan materi kulikuler. Tujuan-tujuan kulikuler itu disusun berdasarkan taksonomi Bloom.

            Tujuan instruksional. Tujuan instruksional masih berifat umum kendatipun telah bertitik tolak dari perubahan tingkah laku yang diharapkan dalam bidang studi tersebut. Tujuan instruksional umum atau sering disebut TIU merupakan penjabaran dari tujuan-tujuan kurikuler. Jadi, setiap tujuan kulikuler diperinci menjadi sejumlah tujuan instruksional (umum). Misalnya, tujuan kulikuler ke-1 diperinci menjadi dua macam tujuan instruksional, yaitu sebagai berijut.

1.1 Siswa mampu memahami dan mengerti dasar-dasar matematika untuk perhitungan analisis, statistic, dan keteknikan.

1.2 Siswa memiliki keterampilan cara menghitung isi, luas, jarak, dan sudut pekerjaan keteknikan.

            Pokok bahasan. Pokok bahasan merupakan garis besar isi/ materi pelajaran yang harus diberikan dalm rangka pencapaian tujuan kurikuler dan sistematik menurut semester dan tingkat. Misalnya untuk mencapai TIU butir 1.1 disusun pokok-pokok bahasan sebagai berikut.

1.1.1 Teori himpunan yang diterapkan untuk perhitungan analisis dan keteknikan.

1.1.2 Bilangan yang diterapkan untuk perhitunagn analisis dan keteknikan.

1.1.3 Fungsi aljabar yang diterapkan untuk perhitungan analisis dan keteknikan.

Ketiga pokok bahasan itu direncanakan bagi tingkat I semester ke-1. Pokok bahasan yang harus diberikan pada tingkat I semester ke-2 sebagai berikut.

1.1.4 Dasar logika matematik yang diterapkan untuk perhitungan analisis dan keteknikan.

1.1.5 Aljabar vector dan matrik yang diterapkan untuk perhitungan dan analisis.

Demikian selanjutnya, setiap TIU telah deprogram sejumlah pokok yang relevan.

            Subpokok-subpokok bahasan merupakan perincian dan setiap poko bahasan. Misalnya kita ambil pokok bahasan tentang diferensial dan integral. Pokok bahasn itu diperinci menjadi sejumlah subpokok bahasn sebagai berikut. Pengertian diferensial, rumus-rumus hitung diferensial, contoh-contoh pemakaian dan perhitungan, pengertian integral, rumus-rumus integral, seperti contoh-contoh pemakaian dan soal-soal. Setiap pokok bahasan telah diperinci sedemikian rupa. Perincian penting artinya terutama dalam rangka penyusunan model satuan pengajaran (MSP). Subpokok bahasan tersebut lebih diperinci sesuai dengan bahan pengajaran, bahan dalam buku sumber dalam rangka mencapai tujuan-tujuan instruksional khusus (TIK).

About winamart

Educational Administration UPI | ♥ NTF • SmartEdu • Aeromodelling • ArsenalFC :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s